Profil

Berdasarkan Peraturan Kepala Badan POM Nomor 22 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan yang mencabut Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 29 Tahun 2019 Perubahan Atas Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan, menetapkan Balai Besar POM di Makassar sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM. Selain itu berdasarkan peraturan tersebut ditetapkan/dibentuk pula Loka POM di wilayah Kabupaten/Kota di Indonesia, salah satunya di Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan. Sejak pembentukan tersebut, Loka POM di Kota Palopo secara mandiri melaksanakan tugas teknis operasional dan penunjang di bidang pengawasan Obat dan Makanan sebagai salah satu UPT BPOM. Terkait dengan wilayah kerja pengawasan berdasarkan Peraturan Kepala Badan POM Nomor 22 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan, ditetapkan pula wilayah pengawasan Balai Besar POM di Makassar sebanyak 17 Kabupaten dan Kota yang terdiri dari : Kota Makassar, Kota Pare-Pare, Kab. Gowa, Kab. Takalar, Kab. Jeneponto, Kab. Bantaeng, Kab. Bulukumba, Kab. Sinjai, Kab. Bone, Kab. Wajo, Kab. Maros, Kab. Barru, Kab. Pangkajene Kepulauan, Kab. Sidrap, Kab. Pinrang dan Kab. Selayar dan Kepulauan. Untuk Loka POM Palopo memiliki cakupan wilayah kerja meliputi wilayah administratif Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Tana Toraja, dan Kabupaten Enrekang. Untuk itu, pada tahun 2020 Badan POM melakukan penguatan kelembagaan yang ditandai dengan pembentukan Deputi Bidang Penindakan, Inspektorat Utama, serta Kantor POM di 40 Kabupaten/Kota untuk memperkuat dan mendekatkan pengawasan hingga pelosok nusantara. Salah satu Unit Pelaksana Teknis Badan POM RI adalah Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Sulawesi Selatan yang berkedudukan di Makassar, yang mempunyai tugas tugas melaksanakan kebijakan teknis operasional di bidang pengawasan Obat dan Makanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Obat dan Makanan adalah Obat, Bahan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, Zat Adiktif, Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, Kosmetik, dan Pangan Olahan.

Visi

Obat dan Makanan aman, bermutu, dan berdaya saing untuk mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan Gotong-Royong.

Misi

1. Membangun SDM Unggul terkait Obat dan Makanan dengan mengembangkan kemitraan bersama seluruh komponen bangsa dalam rangka peningkatan Kualitas Manusia Indonesia

2.  Memfasilitasi percepatan pengembangan dunia usaha Obat dan Makanan dengan keberpihakan terhadap UMKM dalam rangka membangun struktur ekonomi yang produktif dan berdaya saing untuk kemandirian bangsa

3.   Meningkatkan efektivitas pengawasan Obat dan Makanan serta penindakan kejahatan Obat dan Makanan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam kerangka Negara Kesatuan guna perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga

4. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya untuk memberikan pelayanan publik yang prima di bidang Obat dan Makanan

Budaya Organisasi

Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang diyakini, dihayati dan diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugas. Nilai nilai luhur yang hidup dan tumbuh kembang dalam organisasi menjadi semangat bagi seluruh anggota organisasi dalam berkarya. Nilai-nilai luhur yang diimplementasikan pada Balai Besar POM di Makassar adalah :

PROFESIONAL 
Menegakkan profesionalisme dengan integritas, objektivitas, ketekunan, komitmen yang tinggi.


INTEGRITAS 
Konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan.


KREDIBILITAS 
Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional, dan internasional.


KERJASAMA TIM 
Mengutamakan keterbukaan, saling percaya, dan komunikasi yang baik.
 
INOVATIF 
Mampu melakukan pembaruan dan inovasi-inovasi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi terkini.

RESPONSIF/CEPAT TANGGAP 
Antisipatif dan responsive dalam mengatasi masalah.

Tugas

Melaksanakan kebijakan teknis operasional di bidang pengawasan Obat dan Makanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Fungsi

a. Penyusunan rencana dan program di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

b. Pelaksanaan pemeriksaan sarana/fasilitas produksi Obat dan Makanan;

c. Pelaksanaan pemeriksaan sarana/fasilitas distribusi Obat dan Makanan dan/atau sarana/fasilitas pelayanan kefarmasian;

d. Pelaksanaan sertifikasi produk dan sarana/fasilitas produksi dan/atau distribusi Obat dan Makanan;

e. Pelaksanaan sampling Obat dan Makanan;

f.  Pelaksanaan pengujian Obat dan Makanan;

g. Pelaksanaan intelijen dan penyidikan terhadap pelanggaran ketentuan peraturan perundang - undangan di bidang pengawasan Obat dan Makanan; 

h. Pengelolaan komunikasi, informasi, edukasi, dan pengaduan masyarakat di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

i.  Pelaksanaan koordinasi dan kerja sama di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

j.  Pelaksanaan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

k. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga; dan

l.  Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Badan

 

Profil Organisasi

Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang diyakini, dihayati dan diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugas. Nilai nilai luhur yang hidup dan tumbuh kembang dalam organisasi menjadi semangat bagi seluruh anggota organisasi dalam berkarya. Nilai-nilai luhur yang diimplementasikan pada Balai Besar POM di Makassar adalah :

PROFESIONAL 
Menegakkan profesionalisme dengan integritas, objektivitas, ketekunan, komitmen yang tinggi.


INTEGRITAS 
Konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan.


KREDIBILITAS 
Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional, dan internasional.


KERJASAMA TIM 
Mengutamakan keterbukaan, saling percaya, dan komunikasi yang baik.
 
INOVATIF 
Mampu melakukan pembaruan dan inovasi-inovasi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi terkini.

RESPONSIF/CEPAT TANGGAP 
Antisipatif dan responsive dalam mengatasi masalah.

Struktur Organisasi

Profil Dra. Hariani., Apt.

Tempat, Tanggal Lahir : Sambas, 20 Desember 1966

Pendidikan :
S1 Farmasi dan Profesi Apoteker di Institusi Teknologi Bandung pada tahun 1985 - 1992

Karir Sebagai :
Kepala Seksi Pengujian Pangan dan Bahan Berbahaya di Balai POM Ambon pada tahun 2001 – 2012
Kepala Seksi Pengujian Teranokoko di Balai POM Ambon pada tahun 2012-2017
Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penyidikan di Balai POM Ambon pada tahun 2017-2018

Kepala Balai POM di Ambon  Februari 2018 s/d 29 Juni 2021
Kepala Balai Besar POM di Manado pada Juni 2021 - Mei 2023

Kepala Balai Besar POM di Makassar pada 11 Mei 2023 - sekarang

 

Website e-lhkpn klik link disini
Sarana