Makassar (29/05/19) - Sebagai upaya untuk melindungi masyarakat dari pangan yang tidak memenuhi syarat, Satgas Pangan yang diketuai oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol. Hamidin, turun bersama dengan 16 tim yang terdiri dari Balai Besar POM di Makassar, Bulog Prov. Sulselbar, Dinas Pertanian Prov. Sulsel, Dinas Perdagangan Prov. Sulsel, KPPU Prov. Sulsel, Dinas Kesehatan Prov. Sulsel, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan & Hortikultural Prov. Sulsel, BI Sulsel, PT. Pertani Prov. Sulsel, Dinas Perdagangan Kota Makassar, Dinas Kesehatan Kota Makassar, Dinas Peternakan Prov. Sulsel, Dinas Peternakan Kota Makassar, Dinas Perikanan Prov. Sulsel, Dinas Perikanan Kota Makassar dan Dinas Perkebunan melakukan Operasi Pasar bersama di Pasar Pabaeng-baeng, Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan ini, Kapolda Prov. Sulsel juga memantau harga pasar dan stok pangan khususnya kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri. Tim BBPOM di Makassar juga melakukan sampling dan pengujian cepat produk pangan dengan menurunkan mobil lab. keliling. Sampel yang di uji cepat tersebut seperti cincau, mie putih, mie kuning, sagu mutiara dan biji delima. Hasilnya negatif ( Tidak mengandung bahan Kimia yang tidak boleh ada pada pangan ) demikian informasi yang dirilis Polda Sulsel melalui Kabid Humas Polda Sulsel Kombes. Pol. Dicky Sondani.
Selanjutnya tim satgas dibagi menjadi 3 tim dan melanjutkan pengawasan ke pasar tradisional lainnya sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Tim satgas pangan ini tetap akan terus melakukan pemantauan hingga Hari Raya Idul Fitri.
Balai Besar POM di Makassar