Dalam upaya melindungi masyarakat dari peredaran pangan olahan yang Tidak Memenuhi Syarat, selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2021, Balai Besar POM di Makassar melakukan intensifikasi pengawasan dengan target Pangan/ kudapan Berbuka Puasa (Takjil)
Tingginya konsumsi akan pangan olahan siap saji yang beredar selama bulan ramadan, Balai Besar POM di Makassar meningkatkan pengawasan dengan turun ke lapangan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual oleh para pedagang takjil.
Memasuki hari kedua puasa pada tanggal 14 Maret Kepala Balai POM di Makassar, Hardaningsih berserta Tim dari Kelompok Substansi Pemeriksaan Hamka Hasan dan Muh. Ridwan melakukan giat "Pengawasan dan Pengujian Takjil" di sepanjang Jl. Andi Mappanyuki, Kota Makassar.
Tim Pemeriksaan menyampling 22 sampel takjil yang kemudian langsung diuji oleh Tim dari Kelompok Substansi Pengujian Kimia di dalam Mobil Laboratorium Keliling. Semua sampel takjil menunjukkan hasil Negatif Boraks, Formalin, Pewarna Rodhamin B dan Pewarna Methanyl Yellow.
Disamping kegiatan sampling dan pengujian takjil, Hardaningsih dan Tim juga mengedukasi masyarakat sekitar tentang keamanan pangan. Selain itu kepada para penjual takjil diminta untuk menjaga kebersihan makanan dengan menutupnya menggunakan plastik agar terhindar dari debu dan serangga, mengingat lokasi penjualan berada dipinggir jalan dan terbuka.
Balai Besar POM di Makassar akan terus meningkatkan pengawasan pangan agar masyarakat terhindar dari pangan yang mengandung bahan berbahaya.