Untuk mendukung UMKM berdaya saing dengan produk yang aman dan bermutu serta dapat meningkatkan animo masyarakat konsumen terhadap produk lokal, maka pada hari Rabu tanggal 3 Agustus 2022 bertempat di Wisma Yulia, Jl. MT. Haryono Watampone Kabupaten Bone, Balai Besar POM di Makassar melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion ( FGD ) UMK dan Penyebaran Informasi Obat dan Makanan.
Kegiatan yang dihadiri 50 orang peserta ini dilaksanakan menjadi 2 sesi. Sesi pertama adalah FGD yang menghadirkan 15 peserta lintas sektor dari DM-PTSP sebagai narasumber, Dinas Perindustrian dan Dinas Kesehatan sebagai penanggap, Dinas Pertanian, Koperasi dan UKM, Peternakan, Perikanan dan Kelautan, Tim Penggerak PKK, Bank BPD Sulsel, Universitas Muhammadiyah ( Inkubator Bisnis ), Asosiasi Mandiri UMKM Indonesia ( AKUMANDIRI ) dan beberapa perwakilan UKM.
Kemudian pada sesi kedua merupakan Penyebaran Informasi berupa kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada 35 pelaku usaha IKM terkait Keamanan Pangan dan Proses Sertifikasi Registrasi Produk pada BPOMRI.
Acara yang dihadiri oleh ketua Tim Penggerak PKK Kab. Bone Hj. Kurniaty. A. Fahsar,S.H.,Spec.Not. dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Besar POM di Makassar Dra. Hardaningsih.Apt.,MHSM dalam sambutannya menyampaikan adanya kemudahan-kemudahan yang diberikan bagi UMK berupa pendampingan fasilitasi dalam proses registrasi, keringanan biaya registrasi menjadi 50% dan pembebasan dari biaya untuk uji produk di laboratorium. Dalam kegiatan tersebut dilakukan juga penyerahan surat nomor izin edar MD dan surat izin penerapan cara produksi pangan olahan yang baik.
Sebagai tindak lanjut FGD direkomendasikan agar setiap intansi yang memiliki UMK Binaan melakukan kegiatan bimbingan teknis kepada pelaku usaha IKM dengan narasumber dari BBPOM Makassar, selanjutnya dilakukan pendampingan oleh Balai Besar POM di Makassar kepada UMK dalam rangka mendapatkan izin edar produk dari Badan POM.
Dari kegiatan ini diharapkan kepada seluruh peserta UMKM yang diundang agar dapat lebih memahami materi yang diberikan dan sharing kepada komunitasnya untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat.