BBPOM di Makassar Bekali Murid MI Cara Memilih Pangan Jajanan yang Aman

16-10-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 249 kali

Makassar - Sebagai bentuk pelayanan publik dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai keamanan obat dan makanan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Melalui kegiatan ini, BBPOM di Makassar berupaya memberikan informasi yang benar dan mudah dipahami agar masyarakat mampu memilih, membeli, menggunakan, dan mengonsumsi obat serta makanan yang aman.

Bertempat di Aula Bajiminasa BBPOM di Makassar, Selasa (13/10/2026), kegiatan KIE diikuti oleh 15 guru dan 39 murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Djibran Segeri, Kabupaten Pangkep, yang berkunjung dalam rangka field trip untuk mengenal lebih dekat tugas dan fungsi BPOM serta memperoleh edukasi mengenai keamanan obat dan makanan, khususnya pangan jajanan yang aman.

Ahmad Lalo, PFM Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Kerja Informasi dan Komunikasi, mewakili Kepala BBPOM di Makassar, menyambut hangat kedatangan rombongan MI Al Djibran Segeri, Kabupaten Pangkep. Dalam sambutannya, Ahmad memperkenalkan BPOM beserta tugas dan fungsinya dalam pengawasan obat dan makanan. Ia mengajak para peserta untuk menjadi konsumen cerdas dengan menerapkan Cek KLIK, yaitu memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli, menggunakan, atau mengonsumsi produk obat dan makanan.

Selain itu, Ahmad juga mengajak para guru dan murid untuk meneruskan informasi dan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan kepada orang-orang di sekitar mereka, seperti teman, keluarga, tetangga, dan masyarakat lainnya. Dengan berbagi informasi yang benar mengenai keamanan obat dan makanan, diharapkan makin banyak masyarakat yang memahami pentingnya memilih dan mengonsumsi produk yang aman.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi 5 Kunci Keamanan Pangan di Sekolah oleh Siti Khadijah, PFM Ahli Muda sekaligus Ketua Tim Pengujian Mikrobiologi. Dalam paparannya, ia menjelaskan lima prinsip utama yang perlu diterapkan untuk menjaga keamanan pangan, yaitu menjaga kebersihan, memisahkan pangan mentah dari pangan matang, memasak pangan dengan benar, menjaga pangan pada suhu yang aman, serta menggunakan air dan bahan baku yang aman.

Penerapan lima kunci keamanan pangan tersebut menjadi langkah penting untuk mencegah kontaminasi dan mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat pangan yang tidak aman. Para murid juga diajak untuk lebih cermat dalam memilih jajanan dengan memperhatikan kebersihan tempat berjualan, kondisi pangan, serta keamanan bahan dan cara pengolahannya. Dengan demikian, kebiasaan mengonsumsi pangan yang aman dapat ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Kepala Sekolah sekaligus Ketua Yayasan MI Al Djibran Segeri, Kabupaten Pangkep, Ibu Efi Fitriana Bahar, menyampaikan terima kasih kepada BBPOM di Makassar yang telah menerima kunjungan rombongan sekolahnya. Ia menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran bagi guru dan murid untuk mengenal BPOM serta memperoleh informasi mengenai obat dan makanan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama pada sesi diskusi yang berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para murid dan guru aktif mengikuti pemaparan materi serta berdiskusi untuk memperdalam pemahaman mengenai pentingnya keamanan pangan dan perilaku menjadi konsumen yang cerdas.

Melalui pelayanan publik berupa KIE ini, BBPOM di Makassar berharap edukasi keamanan obat dan makanan dapat menjangkau masyarakat sejak usia dini. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan kepada lingkungan sekitar sehingga terbentuk generasi yang cerdas dalam memilih pangan jajanan, peduli terhadap keamanan pangan, serta mampu menerapkan perilaku hidup sehat.

Balai Besar POM Di Makassar

#BPOMRI

#SahabatBPOM

#HALOBPOM1500533

#SinergiBPOM

#KerjaSamaBPOM

#HUTBPOMRI25

#PanganJajananAman

Sarana